Selasa, 17 Januari 2017

Error Foreign Key lebih dari 1 dalam 1 Table

Dalam pengimplementasian relation table biasanya kita mengenal apa itu foreign key. Permasalahan yang sering ditemui adalah pada saat 1 table mempunyai relasi kolum yang lebih dari 1. Mengapa?


“Error creating foreign key on [table] (check data types)”
#1452 - Cannot add or update a child row: a foreign key constraint fails 
Ini sedikit jawaban permasalahan diatas, saya pun akhirnya menemukan solusinya.

  1. Coba cek atribut kolum yang akan di relasikan apakah UNSIGNED atau tidak.
  2. Tidak hanya kolum atribut jangan lupa di uncentang 
Dan berhasil!


Mungkin cukup sekian, semoga bermanfaat.

Sabtu, 14 Januari 2017

Mari berbangga dengan .ID dan teman-temannya

http://irfan.my.id/wp-content/uploads/2015/10/Bangga-Pakai-ID-Domain-Indonesia-PANDI.png

Transformasi, mungkin itulah kata yang tepat untuk kita sekarang. Mengapa? Karena setelah googling dan saya yang ketinggalan banyak berita :D mulai paham bahwa khususnya pemerintah melalui perangkat-perangkat pelaksananya mulai gencar untuk mengkampanyekan produk atau hal-hal yang berhubungan dengan negeri kita yaitu Indonesia.

Bagi temen-temen yang aktif dalam dunia pembangunan website contohnya. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak 2016(kalau tidak salah) gencar dengan program 1juta.id-nya. Pada dasarnya program ini memberikan gratis 1 tahun domain ID ataupun turunananya (CO.ID/OR.ID dll) beserta hosting minimal 100MB. Dan lebih enaknya lagi kita bisa dibimbing dengan para profesional di bidang ini. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi tautan tadi.

Selanjutnya, untuk temen-temen yang suka menggunakan shortener url biasanya ada bit.ly ataupun shortener yang lain coba kita gunakan salah satu produk lokal buatan temen-temen dari PANDI dengan tautan S.ID sebagai contoh saya pake S.ID/CCID untuk website cangkangsuuk-creative.id.

Apalagi ya...

Oh iya bagi teman-teman developer PHP juga yang biasa menggunakan framework, kita bisa juga gunain PANADAFRAMEWORK. Selain mudah, sederhana, sudah barang tentu ini juga buatan senior-senior kita dari dalam negeri.

Jadi kesimpulannya.. Sudah pasti kita semua paham kan, Mari berbangga dengan .ID dan teman-temannya..

Mungkin sekian dulu, akhir kata mohon maaf bila banyak kekurangan. Mungkin dilain waktu saya bisa tambahkan beberapa 'ajakan' ini. Terimakasih

Salam


Silahkan dibaca juga untuk menambah kebanggaan kita:

Selasa, 10 Maret 2015

Tren Underground Cyber Indonesia Berkurang?

Source: http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2013/11/hacker.jpg?8c7d5a
Kali ini sebenernya bukan tulisan yang serius-serius banget, dan dari dulu pun perasaan emang begini adanya. Judul diatas mungkin pertanyaan pribadi yang harusnya sih tak dijawab oleh diri sendiri. Toh jadinya nanti hanya sebuah luapan perasaan. Tapi tak apa, semoga senior-senior ataupun suhu-suhu bisa kembali meramaikan dunia Cyber di Indonesia.

Di jaman sekarang ini, apalagi perkembangan teknologi informasi semakin pesat tetapi sebaliknya forum-forum lokal kita semakin memudar. Apa sih pentingnya forum-forum ini? Mungkin dari teman-teman sendiri bisa mengetahui seberapa pentingnya sebuah forum. Sebuah bahan dijadikan topik pembicaraan dan dikaji dengan teman-teman. So simple, tapi entah kenapa yang kebetulan saya kadang membuka sebuah forum sebutlah dia '0x0' rasa-rasanya tak kunjung ada thread yang hangat. Padahal biasanya ini adalah awal dari sebuah informasi tadi bisa disebarkan, dikomentari ataupun ditanggapi, atau kita koreksi atau apapun itulah bentuknya.

Mungkin orang-orang sudah mulai bosan, sudah mulai merasa cerdas, atau mungkin sudah merasa punya kesibukan yang prioritasnya mungkin sulit terbagi lagi. Banyak hal, tapi pasti ada yang namanya regenerasi. Kenapa regenerasi itu penting? Oke anggaplah kita adalah sebuah generasi muda bangsa maka penting bagi sebuah generasi untuk memberikan arahan atau bimbingan terhadap generasi penerusnya. Mungkin ini juga pandangan pribadi saya, pada masa-masanya kala kemarin-kemarin para generasi sebelumnya 'mungkin' kurang membimbing generasi selanjutnya. Alasannya biasanya simple "dont learn to hack, hack to learn". Yup benar sekali. Dan ini tak pernah salah ;)

Seleksi Alam? Harusnya bukan seperti ini, mengapa? Pasti ada alasan-alasan tertentu agar sejarahnya tak pernah pudar. Pasti ada alasan-alasan tertenu agar adat-budaya-etika-moral-dan selanjutnya untuk tak pernah pudar. Bukan berarti seleksi alam membiarkan semuanya kembali kepada diri-mereka-mereka. Jadi seleksi alam menurut pandangan secara pribadi 'harusnya' bukan alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan ini.

Fasilitas atau Logistik? Untuk yang satu ini rasa-rasanya kembali lagi ke sebuah kelompok itu sendiri, apakah mereka krisis ide atau kreatifitasnya. Karena fasilitas dan logistik bisa terkecukupi dengan sumber daya yang ada, hanya tinggal cara dan mekanisme serta sistem yang jelas. Jadi fasilitas serta logistik sekali lagi bukan alasan yang tepat menurut pandangan pribadi saya,

Oh ya, sekali lagi ini adalah pandangan secara pribadi dan tak ada niatan untuk menjelek-jelakan kelompok/dunia underground di Indonesia.
Mungkin sekian dulu, semoga pandangan ini bisa dibaca oleh rekan-rekan yang lain. Semoga kita bisa bertukar pikiran, mencari solusi dari atas dasar judul di atas.

Regards.